Keajaiban Tanaman Jagung

Rabu, 24/02/2010
TIDAK banyak orang tahu bahwa tanaman jagung adalah tanaman yang ajaib. Bagi banyak orang jagung dianggap sebagai tanaman biasa yang dikonsumsi dengan cara dimakan atau mungkin juga dijadikan sayuran.

Tetapi, seperti kata Harlin, seorang petani jagung yang gemar melakukan penelitian di daerah Finger Lakes, New York, jagung adalah tanaman yang ajaib.

”Bagi saya, jagung merupakan gabungan antara karya seni dan matematika yang hebat. Mulai dari daunnya hingga ke setiap biji pada tongkolnya, semuanya tersusun mengikuti pola yang tepat dan sedap dipandang,”kata Harlin kepada Majalah Awake, belum lama ini.
Tanaman itu, lanjut dia, juga mampu ”berbicara”kepada manusia.

Tanaman jagung akan memberi tahu kita jika ia haus atau kurang gizi. Tanaman jagung yang bertumbuh ini akan memberi tanda-tanda visual bila ia membutuhkan sesuatu.

Misalnya, melalui warna dan bentuk daunnya, untuk memberi tahu kita apa sebenarnya kebutuhan dia. Nah, tentu kita harus memahami tanda-tanda tersebut.

Dedaunan jagung yang berubah warna menjadi ungu kemerah-merahan mungkin menunjukkan kekurangan fosfat. Gejala-gejala lainnya mungkin menunjukkan bahwa ia kekurangan magnesium, nitrogen, atau potas.

Dengan hanya melihat, seorang petani bisa memberi tahu apakah tanaman jagungnya berpenyakit atau keracunan bahan kimia.

”Seperti semua penanam jagung, saya selalu emnanamnya pada musim semi, agar kehangatan tanah memungkinkan benih bertunas. Pada waktu tanaman itu sudah dewasa, setelah berumur empat hingga enam bulan, tinggi batangnya bisa mencapai dua meter,”kata Harlin.
Lembar Daun Tahapan pertumbuhan jagung dapat ditentukan dengan menghitung lembar daunnya. Pada waktu tahap lima lembar daun, daya kimiawi dan ”matematikanya”, mulai terlihat. Pertama-tama, akar-akarnya membuat analisis tanah yang menyeluruh.

Informasi yang diperoleh dari analisis ini akan menjadi dasaruntuk program pertumbuhan yang menentukan besarnya tongkol, yang diukur dari jumlah baris bijinya.

Kemudian, pada tahap antara 12 hingga 17 lembar daun, analisis tanah selanjutnya akan membantu tanaman memastikan berapa banyak biji yang akan ada pada tongkolnya.

Intinya, setiap tanaman seolah-olah membuat perhitungan bagaimana mendapatkan hasil terbaik dari tanah tempat ia tumbuh. Bukti selanjutnya dari rancangan yang menakjubkan ini terletak pada kerumitan perkembangbiakkan jagung.

Setiap tanaman jagung mempunyai karakteristik jantan atau betina. Bagian atas tanaman yang bertumbuh oanjang adalah malai atau bunga jantan. Setiap bunga jantan memiliki 6.000 kuncup bunga, atau kepala sari.

Kuncup-kuncup ini menghasilkan jutaan serbuk sari per tanaman. Karena terbawa oleh angina, ia menyerbuki telur-telur dalam tongkol muda tanaman jagung di dekatnya. Telur-telur itu tersembunyi dengan aman di bawah kelobot, yaitu pembungkus tongkol.

Bagaimana serbuk sari dapat mencapai telur melewati kelobot yang melindunginya ? aitu melalui rambut. Rambut-rambut itu adalah serat yang lembut berwarna kemerahan, yang berjuntai dari ujung bulir jagung yang masih terbungkus. Setiap tongkol jagung mempunyai ratusan helai rambut.

Jika Anda menelusuri setiap helai rambut hingga ke pangkalnya, Anda akan tiba di indung telurnya. Untuk setiap helai rambut, ada sebutir telur. Kemudian setiap butir telur akan menghasilkan biji di tongkol jagung.
Gilir Tanam Bagian ujung rambut yang terlihat, yang bergoyang sewaktu angin yang membawa serbuk sari berembus, mempunyai bulu-bulu halus, atau kepala putik dan menangkap serbuk sari.

Segera setelah serbuk sari ditangkap, yang bisa terjadi di mana saja pada rambut jagung yang terurai, serbuk itu bertunas dan mengeluarkan tabung, seperti akar, yang turun emlalui rambut itu untuk membuahi telur.

Jagung yang ompong, yang biji-bijinya tidak lengkap, terjadi akibat beberapa rambut tidak diserbuki, mungkin karena mengalami kelambatan dalam pertumbuhan. Hal ini bisa disebabkan oleh tanah yang kering.

Sekali lagi, jika seorang petani mengetahui gejala-gejalanya, biasanya ia akan melakukan sesuatu untuk mengatasi masalahnya dan meperbaikinya. Jika bukan untuk panenan sekarang mungkin untuk panenan berikutnya.

Banyak petani jagung melakukan gilir tanam dengan tanaman lain. Harlin melakukan selang-seling tanaman jagung dengan tanaman kedelai.

Kedelai adalah tanaman kacang-kacangan atau legume yang menambah nitrogen ke dalam tanah dan tanaman ini tidak dapat dimakan oleh hama jagung, sejenis ulat perusak.

”Saya selalu senang sewaktu memandang sebidang lahan kosong berubah secara perlahan menjadi hijau, lalu menghasilkan makanan yang limpah, dan semuanya berlangsung dengan senyap, bersih dan indah. Saya benar-benar yakin, bahwa jagung ñ seperti semua tanaman - adalah keajaiban penciptaan. Dan apa yang saya ketahui baru sedikit saja,” tutur Harlin.
Sejarah Jagung Pembudidayaan jagung dimulai dari Meksiko, dan dari Negeri Samba ini, jagung menyebar ke seluruh penjuru dunia. Penduduk Peru sebelum zaman Inka menyembah Dewi Jagung yang didandani dengan mahkota tongkol jagung yang mencuat dari kepala ke segala arah seperti jari-jari roda.

Joseph Katsner, seorang penulis tentang alam mengatakan, bahwa orang-orang Indian Amerika menyembah jagung sebagai bahan yang diciptakan oleh para dewa. Mereka juga melengkap makanan jagung dengan jenis kacang-kacangan sebagai makanan sehari-hari hingga sekarang.

Orang Eropa, baru menemukan jagung pada tahun 1492, setelah penjelajah bernama Christhoper Columbus tiba di Kepulauan Karibia. Putra Columbus, Ferdinand, menulis bahwa ayahnya melihat biji-bijian yang mereka sebut jagung dan sangat lezat bila direbus, dibakar atau digiling menjadi tepung.

Columbus kemudian membawa pulang bibitnya ke panyol. Jagung kemudian diketahui tumbuh di Spanyol tahun 1.500-an dan juga di Bulgaria serta Turki.

Para pedagang Eropa kemudian juga membawanya ke Afrika. Para penjelajah Spanyol kemudian menaburkan benih jagung yang berasal dari Meksiko di Filipina dan beberapa negara Asia. Dan sejak itulah tanaman jagung berkembang di mana-mana.

Sekarang ini, jagung merupakan hasil panen biji-bijian terbesar kedua di dunia setelah gandum. Sedangkan beras di rangking ketiga. Ketiga jenis pangan ini yang paling banyak dikonsumsi umat manusia di dunia.

Sebagaimana tanaman rumput-rumputan lainnya, jagung mempunyai banyak varietas. Sebenarnya di AS saja ada lebih dari 1.000 jenis yang dikenal, termasuk Hibrida.

Di banyak negeri, para petani biasanya menanam jenis Hibrida karena hasil panennya banyak. Varietas ini kebanyakan jenis gigi kuda, dikembangkan dengan proses persilangan dan pembudidayaan tanaman yang mempunyai ciri-ciri yang diinginkan.

Namun, konsekuensi dari cara ini ialah bahwa setiap kali musim tanam para petani harus membeli benih. Sebab, tanaman yang tumbuh dari benih hasil panen hibrida sebelumnya bisa jadi mutunya tidak selalu baik dan hasilnya lebih sedikit.

Tinggi batang pohon jagung berkisar 60 cm hingga bisa mencapai 6 meter. Panjang tongkolnya juga bervariasi. Ada yang panjangnya hanya 5 cm, tetapi ada pula yang ukurannya luar biasa mencapai 60 cm.

Di Amerika Latin, seperti kata buku Latin American Cooking, banyak dibudidayakan jagung dengan tongkol besar berbentuk lonjong, dengan biji-biji yang rata-rata panjangnya 3 cm dan lebarnya hampir sama.

Jagung juga tampil dalam aneka warna. Selain kuning, tongkolnya bisa berwarna merah, biru, merah muda, atau hitam. Dan, kadang-kadang bijinya bisa membuat tongkolnya tampak seperti berbintik, atau bahkan bergaris-garis.

Ada yang kemudian menjadikan jagung yang berwarna-warni ini bukan sebagai bahan makanan tetapi dipakai hanya sebagai bahan dekorasi yang menarik.

Varietas jagung yang banyak itu terbagi ke dalam enam kelompok besar. Yaitu, jagung gigi kuda, jagung mutiara, jagung tepung, jagung manis, jagung ketan (orang Jawa menyebutnya Canthel) dan jagung berondong.

Jagung manis hanya sedikit hasilnya dibanding jenis lain. Rasa manisnya adalah karena cacat dalam metabolisme, sehingga hanya sedikit gula yang diubah menjadi pati. Di seluruh dunia, lebih dari 60 persen hasil jagung untuk pakan ternak dan hanya 20 persen dikonsumsi manusia. Sisanya digunakan sebagai bahan baku industri atau bibit.

Kegunaan jagung tak terhitung banyaknya. Biji-bijinya atau produk-produknya dapat ditemukan mulai dari perekat hingga mayones dan dari bir hingga popok kertas.

Jagung bahkan telah mendapat tempat di industri bahan bakar, meski masih diperdebatkan, dalam menghasilkan etanol. Sudah pasti, sejarah dan keserbagunaan tanaman yang menakjubkan ini masih terus berlanjut, entah sampai kapan. (Eko H.Mudjiharto-23) *Suaramerdeka.com 19022010

Read Users' Comments (0)

Nasi Jamblang, Daun Jati Dan Seabrek Lauk

Jum'at, 19/02/2010

Rasanya ada yang kurang bila datang ke kota Cirebon tanpa mencicipi nasi jamblang. Saat memasuki kota itu, dengan mudah kita bisa temui jajaran warung yang menjual nasi yang dibungkus dengan daun jati itu.

Berdasarkan data dari buku kuliner khas Cirebon, ada sekitar 300 penjual nasi atau sega jamblang, baik yang mangkal (warung) maupun yang dijajakan keliling. Nama Jamblang berasal dari nama daerah di sebelah barat kota Cirebon tempat asal pedagang makanan ini. Ciri khas makanan ini adalah penggunaan daun jati sebagai bungkus nasi. Makanan disajikan secara prasmanan.

Menu yang tersedia antara lain sambal goreng (yang agak manis), tahu sayur, paru, semur hati atau daging, perkedel, sate kentang, telur dadar/telur goreng, telur masak sambal goreng, semur ikan, ikan asin, tahu dan tempe serta tidak ketinggalan 'blakutak', sejenis cumi-cumi yang dimasak bersama tintanya.

Awalnya nasi jamblang ini dibuat untuk para pekerja paksa di zaman Belanda yang sedang membangun jalan raya Daendels dari Anyer ke Panarukan yang melewati wilayah Kabupaten Cirebon, tepatnya di Desa Kasugengan. Sega Jamblang saat itu dibungkus dengan daun jati, mengingat bila dibungkus dengan daun pisang kurang tahan lama sedangkan dengan daun jati bisa tahan lama dan tetap terasa pulen. Hal ini karena daun jati memiliki pori-pori yang membantu nasi tetap terjaga kualitasnya meskipun disimpan dalam waktu lama. Uniknya, akan lebih nikmat dimakan secara tradisional dengan 'sendok jari' dan alas nasi beserta lauk pauknya tetap menggunakan daun jati.

Sebenarnya tidak ada yang terlalu istimewa pada nasinya, hanya nasi putih biasa yang harus didinginkan terlebih dahulu beberapa jam, baru setelah itu dibungkus dengan daun jati. Ukuran nasinya tidak terlalu banyak, hanya segenggaman tangan orang dewasa. "Kalau dibungkus pada saat panas akan membuat nasi berubah menjadi merah. itu yang kita tidak mau. Biasanya setelah nasi matang, langsung dikipas dan diangin-anginkan dan hal ini bisa membuat nasi tahan lama," jelas Umar (40), pengelola Warung Nasi Jamblang Mang Dul yang ada di Jalan Ciptomangunkusumo, Cirebon.

Warung Nasi Mang Dul ini menjadi salah satu tempat favorit bagi orang Cirebon dan para pendatang dari luar kota yang ingin mencicipi nasi jamblang. Setiap hari, sekitar pukul 06.00-08.00 pasti orang berjubel tengah menikmati nasi jamblang sebagai sarapan pagi. "Nanti ramai lagi sekitar jam makan siang," tutur Umar.

Sejak sang ayah, Abdul Rojak, meninggal pada tahun 1994, maka namanya diabadikan sebagai nama warung. Sejak tahun 1968 sang ayah sudah berjualan nasi jamblang dengan cara dipikul dan berkeliling kota Cirebon. "Dulu Bapak cuma menjual sekitar 50 bungkus sehari,” Umar mengenang. Setelah mendapat bantuan kredit dari salah satu bank, Mang Dul bisa mangkal di dekat kolam renang dan Stadion Gunungsari yang kini menjadi pusat perbelanjaan Grage Mal.

Saat sang ayah berjualan, lauk pauknya tidak sebanyak sekarang. Dulu hanya ada sembilan macam, di antaranya tahu, tempe, daging, ati, oncom, sambal merah. Saat ini jumlah lauknya ada 20 macam. Harga lauknya berkisar Rp 800-Rp 6.000. Meski sambalnya berwarna merah, sama sekali tidak pedas. Karena terbuat dari cabai merah besar lalu diiris tipis-tipis, bawang merah, serai, lengkuas dan ditumis dengan minyak. Hanya makan dengan sambal saja, bisa tambah nasi berkali-kali.

Selain Warung Mang Dul, masih di sekitar Grage Mal, di Jalan Tentara Pelajar, juga berjajar warung nasi jamblang serupa yang buka 24 jam. Ada sekitar enam warung tenda. Lauk pauk yang dijual pun beraneka ragam.

Warung itu juga menjual makanan kecil seperti keripik, jajanan, buah-buahan yang dijual satuan. Para pedagang ini rata-rata juga sudah berjualan puluhan tahun.

"Dulunya para pedagang disini mangkalnya di areal kolam renang (Grage Mal_Red). Kalau di sini ramainya siang dan malam hari. Biasanya para penjaga toko dan pekerja malam cari makan di sini," ujar Titin Kartini (57). Untuk mempersiapkan semua lauk pauk, ia mempekerjakan empat tukang masak. Selain Titin, anak pertamanya pun turut membuka warung yang sama disebelahnya.

Percaya konsumen

Tidak mudah memasak bermacam lauk dalam sehari, apalagi dengan permintaan yang begitu banyak. Untuk itu di Warung Mang Dul diterapkan sistem masak dalam dua shift. Pada pagi hari masak mulai pukul 09.00-19.00, lalu malam hari masak mulai pukul 19.00-07.00. Untuk itu ada enam juru masak yang membantunya.

"Memang kami masak tidak pernah berhenti. Karena selain untuk di sini, kami masih punya empat outlet lagi yang ada di aal," jelasnya.

Meski permintaan banyak, namun tidak membuat Umar sembarangan memasak makanan. Ia mengaku, sangat ketat dalam pengawasan makanan."Jangan sampai pelanggan komplain, karena kita hanya memikirkan kejar setoran. Kalau seperti ini kami bisa ditinggal pelanggan," kata anak keempat dari lima bersaudara ini.

Untuk memenuhi kebutuhan daun jati, persediaan didatangkan dari daerah Majalengka atau Subang, karena di sana terdapat hutan produktif jati. Untuk menjaga kesegaran daun tersebut, daun jati harus baru setiap hari. Yang dipilih adalah daun jadi berusia dua minggu, yang masih lentur sehingga tidak robek saat digunakan sebagai bungkus nasi.

Setiap hari Umar memasak satu kuintal beras sedangkan di akhir pekan kalau akhir pekan bisa dua kali lipat. Dari rekaman bukti bon yang ada di kasir, dalam sehari pengunjung warung ini bisa mencapai 1.000 orang.

Warung Nasi Jamblang Mang Dul bisa bertahan karena rasa kepercayaan kepada para pelagganan. Pada saat mengambil lauk, konsumen diperbolehkan memilih dan mengambil sendiri lauk pauk yang diinginkan. Para pelayan hanya melayani pengambilan nasi saja atau melayani orang yang ingin membawa pulang nasi jamblang. Jadi ketika akan membayar, konsumen tinggal menyebutkan lauk pauk apa saja yang telah disantap.

"Ini juga pesan mendiang Bapak, bahwa kita harus percaya kepada konsumen. Dan kami pun harus selalu berpikir positif," tandas Umar. *Kompas.com 150210

Read Users' Comments (0)

Capung Mengilhami Penciptaan Helikopter

Kamis, 18/02/2010

Oleh Sulistiyo Suparno

CAPUNG (dragonfly) atau kinjeng dalam Bahasa Jawa merupakan salah satu binatang yang sangat berguna bagi manusia. Kemampuan terbangnya yang unik mengilhami ilmuwan dalam pengembangan teknologi penerbangan.

Konon capung telah ada sejak 300 juta tahun yang lalu. Capung dapat ditemukan di seluruh dunia. Diperkirakan jenisnya mencapai 5.000 jenis dengan panjang 2 - 12,5 sentimeter.

Serangga ini mempunyai sayap berurat halus, rahang kuat, dan mata besar. Capung mengandalkan ketajaman penglihatan untuk menangkap mangsa. Biasanya capung dapat ditemukan di dekat sungai, kolam, atau danau, karena bertelur di permukaan air atau di dekatnya.

Capung lebih senang hidup di air bersih. Karena itu, capung berperan bagi manusia sebagai indikator pencemaran lingkungan. Bila di suatu sumber air tidak lagi ditemukan capung, artinya lingkungan itu sudah tercemar.

Capung tidak menggigit ataupun bersengat. Capung merupakan kelompok serangga bersayap jala yang tercepat terbangnya. Mereka dapat berakrobat di udara sambil menangkap serangga terbang yang lebih kecil.

Untuk menangkap mangsa, capung menggunakan kakinya yang langsing untuk mencengkeram. Capung memiliki dua pasang sayap yang ditempatkan secara diagonal pada tubuhnya, yang memungkinkan melakukan manuver sangat cepat. Kecepatan terbangnya bisa mencapai 50 kilometer per jam, hal yang sungguh luar biasa bagi seekor serangga.

Capung dapat terbang maju maupun mundur. Selain itu, juga memiliki sistem visual teramat canggih. Capung memiliki mata mikro berjumlah keseluruhan 30.000 buah, dan setiap mata mengarah ke titik yang berbeda. Semua informasi dari sepasang mata mikro ini diteruskan ke otak yang kemudian mengolahnya seperti komputer. Dengan sistem ini, capung memiliki kemampuan melihat yang luar biasa.

Capung juga mampu meloloskan diri dari dua bahaya, yakni ketika ia harus menghindar dari menabrak kaca depan mobil yang sedang melaju ke arahnya dan harus lolos dari burung yang memburunya. Ia berhasil menyelamatkan diri dengan satu manuver cerdas. Di depan mata capung terdapat garis horisontal maya pada posisi tetap, sehingga pada sudut berapa pun ia terbang, selalu memosisikan kepalanya sejajar dengan garis horisontal ini.
Kecepatan Gerak Ketika posisi tubuh berubah selama penerbangan, sel-sel saraf pada akar rambut di tubuhnya mengirimkan informasi ke otot-otot terbang capung tentang posisinya di udara. Hal ini memungkinkan otot-otot tersebut secara otomatis mengatur jumlah dan kecepatan gerak sayap. Dengan demikian, dalam manuver paling sulit sekalipun, capung tidak pernah kehilangan arah atau kendali. Sistem ini sungguh merupakan keajaiban teknik.

Karena kehebatannya dalam urusan terbang inilah kemudian mengilhami para ilmuwan untuk menciptakan pesawat terbang yang mirip dengan kemampuan capung. Pesawat tersebut adalah helikopter.

Salah satu helikopter yang terkenal adalah Sikorsky buatan Amerika Serikat. Sikorsky dibuat dengan desain model capung. Pemerintah Amerika bekerja sama dengan perusahaan komputer IBM untuk mendesain Sikorsky dengan memuat gambar-gambar capung dalam komputer khusus. Setelah itu, dengan mengambil contoh capung, ribuan ilustrasi dibuat dalam komputer. Kemudian, dengan mencontoh teknologi terbang capung, dibuatlah helikopter Sikorsky.

Namun, secara umum semua jenis helikopter dibuat berdasarkan prinsip terbang capung. Helikopter mampu melayang di udara pada posisi tetap dan lepas landas secara tegak lurus. Karena punya cara terbang yang unik, membuat helikopter sangat berguna untuk kepentingan militer dan sosial, sebab dapat lapas landas dan mendarat di mana saja. Di negara-negara maju, helikopter sering digunakan untuk mengevakuasi korban bencana alam. (Sulistiyo Suparno, dari berbagai sumber-37) *Suaramerdeka.com 08022010

Read Users' Comments (0)

Tentang yang Harus dan Tak Boleh dilakukan (2)

Senin, 08/02/2010

Menyambung ulasan sebelumnya..

11. Hilangkan kebiasaan buruk, seperti memainkan ujung rambut, mengunyah permen karet, gemetar, atau mengusap hidung. Ini menimbulkan citra buruk Anda di mata rekruiter.

12. Ingat hal-hal penting saat interview yaitu, jabat tangan, senyuman, kontak mata, gunakan suara tegas dan intonasi yang jelas.

13. Hindari sebisa mungkin keseringan menggumam. Kata-kata seperti "umm...", "oh..." atau "ya gitu deh". Perhatikan setiap detail kata-kata yang mengalir dari mulut Anda. Meski bukan kata-kata formal dan baku. Bersikaplah sopan maka rekruiter akan merasa dihargai, dan pasti akan menambah nilai plus untuk Anda.

14. Bawalah beberapa copy aplikasi dan resume Anda. Usahakan sebaiknya resume berbeda model dan dalam berbagai versi, sesuaikan dengan tipe perusahaan yang akan Anda lamar.

15. Manfaatkan waktu Anda untuk membangun hubungan baik dengan rekruiter. Tetapi jangan sampai Anda terkesan memonopoli waktu mereka.

16. Jangan hanya mondar-mandir di depan booth perusahaan, lalu menginterupsi pembicaraan yang sedang berlangsung. Anda akan dicap sebagai pengganggu. Sebaiknya tunggulah giliran Anda berbicara dan bersikaplah sopan.

17. Kenakan busana yang menunjukan profesionalitas Anda. Pilih baju yang "aman" dan sepatu yang nyaman. Ungkapan "Don't judge the book by its cover", tidak akan berlaku saat pameran pekerjaan atau job fair. Karena kebanyakan rekruiter tidak hanya melihat "otak" Anda tetapi juga penampilan Anda.

18. Jangan buang-buang kesempatan untuk membangun jaringan. Baik dengan rekruiter, para pencari kerja yang lain atau dengan para profesional lain yang hadir di Job fair tersebut.

19. Jangan katakan hal yang buruk mengenai kampus Anda, pekerjaan dan perusahaan Anda sebelumnya, atasan atau supervisor Anda.

20. Pastikan Anda bertanya mengenai keseluruhan proses rekruitmen, tetapi jangan terlalu banyak bertanya mengenai gaji, waktu untuk libur, dan apa saja yang bisa Anda dapat di perusahaan itu. Ingat, Anda belum memberikan kontribusi apa-apa untuk perusahaan tersebut, jadi jangan dulu menuntut terlalu banyak.

21. Berinisiatiflah untuk menanyakan proses selanjutnya, dan siapkan diri untuk hal tersebut.

22. Anda mungkin akan di hubungi via telepon atau email mengenai hasil dari proses rekruitmen tersebut. Jangan lupa untuk mengucapkan terima kasih saat Anda dinyatakan berpeluang untuk bergabung di perusahaan mereka. Bukan hal yang sulit dilakukan. Nilai Anda akan semakin naik. Dari hal kecil yang berefek besar! *Suaramerdeka 080210

Read Users' Comments (0)

Trik Menyulap Hobi Menjadi Bisnis

Sabtu, 06/02/2010

Tidak ada yang lebih menyenangkan untuk dilakukan selain hobi. Setiap akhir pekan atau setiap ada waktu luang, hobi adalah hal yang menyita waktu Anda untuk Anda lakukan secara senang hati dan tanpa rasa bosan.

Walaupun hanyalah kegiatan sampingan, jangan memandang remeh hobi. Sudah banyak usahawan yang sukses “menyulap” hobinya menjadi bisnis. Mulai dari gerai makanan, butik, salon dan tempat olahraga. Tak jarang, bisnis-bisnis ini yang dimulai dengan modal kecil kemudian tumbuh dengan pesat dan menjadi bisnis besar.

Untuk lebih menggali dan mencari potensi hobi Anda ke arah bisnis, tentu saja hal pertama yang harus dilakukan adalah meluangkan waktu lebih banyak waktu untuk mendalami hobi. Dengan begitu, Anda akan lebih banyak menghasilkan hasil karya berkualitas yang benar-benar Anda pahami detail produknya, terutama nilai jualnya. Apalagi jika banyak orang yang menekuni hobi yang sama, tentunya produk Anda harus memiliki nilai lebih dibandingkan produk sejenis.

Jika Anda telah menemukan potensi dan nilai jual dari hobi Anda, waktunya untuk melakukan perencanaan yang matang. Tanyakan pada diri sendiri: Apakah hal ini yang ingin Anda lakukan hingga 10-20 tahun lagi? Karena sekali saja Anda bosan dan tak tertarik lagi pada hobi, maka berarti bisnis Anda pun akan menemui titik stagnan dan tak akan berkembang. Setelah itu, barulah Anda harus melakukan perencanaan teknis seperti jumlah produksi, distribusi produk, promosi dan modal awal.

Permasalahan modal awal tentunya bukan hal yang mudah, mengingat tidak sedikit biaya yang Anda butuhkan untuk memulai dan menjalankan usaha ini. Banyak bank yang menyediakan fasilitas pinjaman namun seringkali prosesnya lama dan berbelit-belit. Karena itu, pilihlah bank yang menyediakan pinjaman yang mudah dan cepat, tanpa persyaratan yang sulit, dengan angsuran yang ringan.

Masih banyak yang harus Anda siapkan dalam mempersiapkan bisnis Anda selain penggalian potensi nilai jual dan persiapan teknis. Anda juga harus melakukan akselerasi terus-menerus terhadap ketrampilan Anda seperti dengan mengikuti kursus, bergabung dengan komunitas, dan terus memperkaya diri Anda dengan strategi pemasaran yang efektif. Selamat mencoba! *Kompas.com 040210 (Smart Update)

Read Users' Comments (1)komentar

Tentang yang Harus dan Tak Boleh dilakukan (1)

Rabu, 03/02/2010

Mengikuti bursa kerja ( Job Fair ) adalah kesempatan Anda untuk mencoba mencari dan mendapatkan yang terbaik dalam karir Anda. Agar tak salah langkah di dalam mengambil keputusan tentang pekerjaan dan perusahaan terbaik yang ingin Anda geluti, berikut ini beberapa tips agar Anda terbantu mengikuti bursa kerja:

1. Miliki strategi yang spesifik untuk memaksimalkan waktu Anda di acara tersebut. Jangan habiskan waktu Anda dengan perusahaan yang tidak menarik minat Anda.

2. Lakukan registrasi sebelumnya untuk job fair itu, agar Anda bisa memperoleh list nama perusahaan yang ikut serta dalam pameran.

3. Jangan menghilangkan list perusahaan hanya karena mereka merekrut bidang pekerjaan yang tidak sesuai dengan bidang Anda. Tak ada salahnya berkenalan dengan rekruiter manager-nya untuk menambah network Anda.

4. Cobalah untuk membuat riset kecil untuk sekedar mengetahui informasi perusahaan tempat Anda akan melamar. Pertanyaan yang sering muncul dari rekruiter "kenapa Anda tertarik bekerja di perusahaan kami?". Bila Anda sudah lebih dahulu mengetahui info mengenai perusahaan tersebut, itu tentunya bukan pertanyaan yang sulit untuk Anda. Setidaknya mereka akan menghargai pengetahuan Anda.

5. Jangan hanya meletakkan resume Anda di meja rekruiter dan meninggalkannya pergi begitu saja.

6. Persiapkan sedikit pembicaraan yang mempromosikan kelebihan Anda pada rekruiter. Dan bersiaplah untuk menjawab pertanyaan yang umum ditanyakan saat interview.

7. Siapkan juga strategi yang baik ketika membicarakan mengenai pengalaman kerja, skills, dan keahlian Anda. Sedangkan untuk mereka yang masih kuliah, kadang kala rekruiter menanyakan IPK (indeks prestasi kumulatif), dimana universitas Anda dan sebagainya. Jadi persiapkanlah.

8. Jangan takut terintimidasi oleh rekruiter. Mereka hanyalah orang yang ditunjuk untuk menyeleksi Anda. Percaya diri saja Anda memang kandidat yang potensial.

9. Siapkan beberapa pertanyaan untuk rekruiter. Ini membantu untuk menunjukkan ketertarikan Anda pada perusahaan itu. Tetapi jangan bertanya mengenai hal-hal umum yang semua orang tahu, seperti "perusahan ini bergerak dibidang apa?" Artinya Anda harus menyiapkan pertanyaan yang lebih intens, personal. Misalnya, "apa yang harus saya lakukan dalam bidang tersebut?"

10. Ini juga penting. Sebutlah nama rekruiter beberapa kali saat Anda berbincang dengannya. Anda bisa berkenalan dengannya, bertukar kartu nama atausekedar mengintip dari name tag yang dikenakannya. *Suaramerdeka.com 020210

Read Users' Comments (1)komentar